Selasa, 6 Oktober 2026 Rubrik Tentang Kontak

Koleksi Terkini

Panduan praktis untuk urusan sehari-hari

Rumah & Perawatan

Kulkas Bau Padahal Sudah Dibersihkan? Cek Tiga Titik Ini

Sumber bau kulkas hampir selalu ada di tempat yang tidak kelihatan saat kita membersihkannya.

Coba hitung: dari semua bagian kulkas yang biasa kamu bersihkan — rak, dinding dalam, wadah-wadah plastik — berapa persen dari situ yang sebenarnya jadi sumber bau? Jawabannya nggak sampai separuh. Sisanya ada di tiga area kecil yang jarang disentuh kain lap sama sekali.

Kalau kulkas sudah dilap sampai mengilap dan semua wadah sudah dicuci, tapi besok paginya baunya balik lagi, itu tandanya kamu baru membersihkan permukaan. Sumbernya masih aktif di tempat lain.

Cek Dulu Lubang Pembuangan Air

Di bagian belakang ruang pendingin, dekat dasarnya, ada lubang kecil seukuran sedotan. Fungsinya membuang air dari proses pencairan bunga es.

Lubang ini gampang tersumbat remah makanan dan lendir. Begitu tersumbat, air menggenang dan jadi tempat bakteri berkembang. Baunya naik ke seluruh ruang kulkas, dan tidak akan hilang seberapa pun rajin kamu mengelap raknya.

Bersihkan dengan cotton bud atau lidi yang dibungkus kapas. Colok pelan, putar, tarik. Kalau keluar lendir kecokelatan, itu memang biang masalahnya. Siram sedikit air hangat untuk memastikan lancar.

Lakukan sebulan sekali, dan sebagian besar masalah bau selesai di sini.

Karet Pintu yang Lipatannya Jarang Ditarik

Karet pintu punya lipatan yang menahan remah, tumpahan susu, dan kelembapan. Di situlah jamur hitam tumbuh, dan biasanya baru ketahuan setelah lipatannya ditarik dengan jari.

Bersihkan pakai sikat gigi bekas yang dicelup campuran air hangat dan sedikit cuka putih. Buka lipatannya pelan, sikat memutar, lalu lap sampai kering. Karet yang dibiarkan basah setelah dibersihkan akan menumbuhkan jamur lagi dalam hitungan minggu.

Sekalian periksa kerapatannya. Selipkan selembar kertas lalu tutup pintunya. Kalau kertas gampang ditarik keluar, karetnya sudah longgar. Udara luar yang masuk terus-menerus bikin kulkas lembap sekaligus boros listrik.

Ceruk di Bawah Laci Sayur

Laci sayur biasanya dicuci, tapi ceruk tempat laci itu duduk jarang disentuh. Air dari sayuran menetes ke sana lalu mengendap.

Tarik lacinya keluar sepenuhnya, lalu lap cerukannya. Hampir selalu ada genangan tipis yang sudah berbau. Ini juga alasan kenapa sayur di laci cepat busuk padahal kulkasnya dingin.

Baru Setelah Itu, Pasang Penyerap Bau

Setelah ketiga titik di atas beres, baru pasang penyerap bau. Urutannya penting, sebab penyerap apa pun tidak akan menang melawan sumber yang masih aktif memproduksi bau.

Soda kue dalam wadah terbuka adalah yang paling murah dan terbukti. Taruh sekitar setengah cangkir di rak tengah, ganti tiap dua bulan. Jangan pakai bekas memasak.

Ampas kopi kering bekerja lebih cepat untuk bau menyengat, tapi meninggalkan aroma kopi. Cocok kalau kamu tidak keberatan.

Arang aktif paling efektif untuk ruang besar, dan bisa dipakai ulang setelah dijemur.

Yang tidak berguna: pengharum semprot dan irisan lemon. Keduanya cuma menumpuk aroma baru di atas bau lama, dan lemon justru membusuk dalam beberapa hari lalu menambah masalah.

Cara Menyimpan yang Mencegah Bau Balik Lagi

Sebagian besar bau kulkas lahir dari cara menyimpan, bukan dari kulkasnya.

Makanan berbau kuat seperti durian, petai, terasi, dan ikan asin butuh wadah kedap udara bertutup karet, bukan sekadar plastik yang diikat. Plastik tipis meloloskan bau hampir sepenuhnya.

Jangan masukkan makanan panas langsung ke kulkas. Uapnya mengembun di dinding dan rak, dan kelembapan itu yang menyebarkan bau lebih cepat. Diamkan sampai hangat kuku dulu.

Beri jarak antar wadah supaya udara dingin bisa bersirkulasi. Kulkas yang dijejali penuh punya titik yang tidak kebagian udara dingin, dan makanan di situ lebih cepat rusak.

Kebiasaan Mingguan yang Ringan

Setiap kali mau belanja, sisihkan lima menit untuk membuang yang sudah lewat masa simpannya. Waktunya pas karena kulkas akan diisi ulang, dan kamu jadi tahu apa yang sebenarnya masih ada.

Perhatikan terutama sisa makanan dalam wadah tertutup. Justru yang tertutup rapat sering terlupa berminggu-minggu, dan saat dibuka baunya paling parah.

Kalau Bau Masih Bertahan Seminggu Kemudian

Kalau ketiga titik sudah bersih dan penyerap sudah dipasang, tapi bau tetap muncul setelah seminggu, kemungkinan ada tumpahan lama yang meresap ke bagian yang sulit dijangkau, biasanya di balik rak yang menyatu dengan dinding.

Matikan kulkas, keluarkan semua isinya, lalu biarkan pintunya terbuka semalaman dengan wadah soda kue di dalamnya. Besoknya lap seluruh permukaan dengan larutan air hangat dan cuka putih satu banding satu, termasuk langit-langit ruang kulkas yang hampir tidak pernah disentuh orang.

Cara ini merepotkan, tapi biasanya menyelesaikan kasus yang paling bandel sekalipun.

Freezer Juga Perlu Diperiksa

Bau dari freezer sering merembet ke ruang pendingin lewat saluran sirkulasi udara di antara keduanya. Jadi kalau bagian bawah sudah dibereskan tapi bau tetap ada, periksa freezer.

Penyebab tersering adalah makanan beku yang dibungkus plastik tipis. Suhu beku tidak menghentikan penguapan sepenuhnya, dan aroma ikan atau daging tetap keluar perlahan. Ganti ke wadah kedap udara atau plastik khusus freezer yang lebih tebal.

Bunga es yang menebal juga menahan bau. Kalau ketebalannya sudah lebih dari satu sentimeter, lakukan pencairan penuh. Selain menghilangkan bau, ini mengembalikan efisiensi pendinginan yang menurun karena es menghalangi aliran udara.

Foto Abid Muh Nur

Ditulis & disunting oleh

Abid Muh Nur

Menguak fakta-fakta kecil yang jarang kita sadari dengan cermat

Baca juga