Kalkulator bata, semen & pasir

Hitung kebutuhan bata, semen, pasir, atau perekat instan untuk dinding. Koefisiennya dihitung dari ukuran bata yang Anda pilih.

Diperbarui 11 Oktober 2026 · Cara menghitung

Lembar 03 · Kalkulator bata, semen & pasirHitung langsung · tanpa daftar
1 · Dinding yang dibangun
01
2 · Jenis bata
Tebal pasangan
½ bata = tebal dinding sama dengan tebal bata. Untuk hebel dan batako pilih ½ bata.
3 · Spesi dan cadangan
4 · Plester (opsional)
Hasil perhitunganEstimasi
Bata yang dibutuhkan
–buah
Luas dinding bersih
–
Kebutuhan bata per m²
–
Tebal dinding jadi
–
Volume dinding
–

Hasil ini adalah estimasi untuk perencanaan awal. Untuk pekerjaan struktur atau pembelian besar, konfirmasikan dengan tukang, kontraktor, atau perencana, dan cocokkan dengan spesifikasi produk yang akan Anda beli.

Cara memakai

  1. Isi ukuran dinding. Masukkan panjang dan tinggi tiap dinding. Tambah baris untuk dinding lain. Kurangi luas pintu dan jendela di kolom lubang.
  2. Pilih jenis bata. Pilihan bata merah, hebel, atau batako mengisi ukuran standar. Ubah bila bata di toko Anda berbeda.
  3. Pilih tebal pasangan dan campuran spesi. Rumah tinggal biasanya ½ bata dengan campuran 1:4.
  4. Centang plester bila ingin sekaligus menghitung semen dan pasir untuk plester.

Rumus yang dipakai

bata per m² = 1 ÷ [(panjang bata + siar) × (tinggi bata + siar)]
volume spesi per m² = tebal dinding − bata per m² × volume satu bata
semen = volume spesi × 1,3 × (1 + cadangan spesi) × bagian semen ÷ jumlah bagian × 1.440 kg/m³

Bagian pertama menghitung berapa bata muat di satu meter persegi, lengkap dengan siar. Bagian kedua menghitung volume spesi yang mengisi sela di antara bata. Faktor 1,3 mengubah volume basah menjadi volume bahan kering yang harus dibeli, dan 1.440 kg/m³ adalah densitas curah semen yang dipakai untuk mengubah volume menjadi kilogram.

Contoh hitungan

Dinding 10 m × 3 m = 30 m², dikurangi pintu dan jendela 3,3 m², sehingga luas bersih 26,7 m². Bata merah 23 × 11 × 5 cm, pasangan ½ bata, campuran 1:4, plester 1,5 cm dua sisi, cadangan bata 5% dan cadangan spesi 25%.

Komponen Hasil
Bata per m² 69,4 buah
Bata dengan cadangan 5% 1.947 buah
Semen pasangan ±277 kg
Pasir pasangan ±0,77 m³
Semen plester (53,4 m²) ±375 kg
Pasir plester ±1,04 m³
Total semen ±652 kg, 17 sak (40 kg)
Total pasir ±1,81 m³

Dengan hebel 60 × 20 × 10 cm pada dinding yang sama, kebutuhannya jauh lebih sedikit buah: sekitar 230 keping (8,2 per m²), volume dinding 2,67 m³, dan perekat instan ±112 kg. Hebel lebih besar, jadi dinding naik lebih cepat dan siar lebih tipis, tetapi harga per keping dan per m³ berbeda. Perbandingan lengkap ada di bata merah, hebel, dan batako.

Mengapa ada cadangan spesi 25%

Hasil geometris murni menghitung spesi yang benar-benar terisi di antara bata. Di lapangan, spesi juga terbuang: jatuh ke lantai, menempel di alat, terbuang saat siar ditekan, dan sebagian mengeras sebelum terpakai. Karena itu kolom cadangan spesi diberi nilai awal 25%. Angka ini perkiraan umum. Tukang yang rapi bisa lebih hemat, dan pekerjaan di lokasi sulit bisa lebih boros.

Koefisien resmi AHSP biasanya lebih besar daripada hasil kalkulator ini karena sudah memasukkan pemborosan lapangan yang lebih tinggi dan ketebalan siar yang lebih lebar. Bila Anda menyusun RAB untuk lelang, ikuti AHSP yang berlaku. Untuk anggaran pribadi, hasil kalkulator ini cukup sebagai pembanding.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Tidak mengurangi bukaan. Pintu dan jendela bisa memangkas belasan persen kebutuhan bata.
  • Memakai ukuran bata nominal. Bata merah lokal sering berbeda beberapa milimeter, dan bata yang menyusut saat dibakar bisa lebih kecil. Ukur sampel dari toko Anda.
  • Lupa plester dan acian ketika menyusun kebutuhan semen.
  • Menghitung pasir dalam karung atau ember. Pasir dipesan dalam m³ (curah). Angka kalkulator juga dalam m³ lepas.
  • Mencampur hebel dengan spesi semen tebal. Itu menghilangkan keunggulan hebel dan memboroskan semen.

Langkah sesudahnya

Jumlah bata, sak semen, dan pasir dapat Anda masukkan ke penyusun RAB. Untuk elemen yang dicor seperti kolom praktis dan sloof, gunakan kalkulator beton dan cor.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa jumlah bata per m² di sini bukan angka bulat seperti 70?

Karena dihitung langsung dari ukuran bata dan tebal siar. Bata merah 23 × 5 cm dengan siar 1 cm menghasilkan 69,4 buah per m², yang sering dibulatkan menjadi 70. Bila ukuran bata atau siar Anda berbeda, hasilnya ikut berubah.

Apa bedanya pasangan ½ bata dan 1 bata?

Pasangan ½ bata memasang bata dengan sisi panjang searah dinding, sehingga tebal dinding sama dengan lebar bata (±11 cm). Pasangan 1 bata memasang dua bata berdampingan melintang tebal dinding, sehingga dinding lebih tebal (±23 cm) dan butuh bata kira-kira dua kali lipat per m². Rumah tinggal umumnya memakai ½ bata.

Berapa campuran semen dan pasir yang tepat?

Untuk pasangan bata biasanya 1 semen : 4 pasir. Campuran lebih kaya semen (1:3) dipakai untuk bagian yang butuh kedap air atau kuat, misalnya trasram dan dinding kamar mandi. Campuran lebih miskin (1:5 atau 1:6) dipakai untuk dinding non-struktural yang tidak terkena air.

Hebel pakai semen atau perekat?

Bata ringan umumnya dipasang dengan perekat instan berlapis tipis (±3 mm), bukan spesi semen-pasir yang tebal. Pilih opsi perekat instan di kalkulator. Konsumsi sebenarnya berbeda tiap merek, jadi cocokkan dengan kemasan.